JELAJAH KALIMANTAN , Banjarmasin - Gang Penatu adalah bagian dari sejarah kejayaan Convensional dan bisnis percetakan Banjarmasin yang pesat berjaya di tahun 90'an . Gang penatu sebuah sentra percetakan terbesar di Banjarmasin , yang pernah berjaya di Banjarmasin
Gang Penatu di Banjarmasin adalah gang bersejarah yang dulunya terkenal sebagai pusat jasa loundry dan setrika (penatu)—namanya pun berasal dari fungsi ini. Didirikan sejak era kolonial Belanda oleh seorang penatu bernama Liem alias Otek, yang melayani pakaian pejabat dengan reputasi rapi dan terjaga
Seiring waktu tepatnya sekitar 1980-an usaha cuci mulai menyusut, dan Gang Penatu jadi pusat percetakan, toko buku, dan kios surat kabar. Kini banyak warung percetakan kecil yang mencetak undangan, buku kuliah, dan kartu nama, serta toko buku dan stan bekas. Meski fungsi lama bergeser, identitas "Gang Penatu" tetap melekat dan menjadi histori tersendiri
Namun sekarang di tahun 2000 an terlebih di tahun 2025 ini gang penatu mulai kehilangan pamor dan pesona sebagai sentra percetakan terbesar di Banjarmasin , banyak stand - stand yang sudah kosong bahkan bangunan didalamnya banyak yang sudah rusak karena ditinggalkan dan termakan usia , kawasan ini begitu berjaya pada tahun 90'an seorang nara sumber yang bernama Bp
Sugiannor menyebut bahwa beliau berjualan sejak tahun 1991 dan toko beliau selalu ramai dan mendapat orderan tiap harinya. Beliau bercerita dulunya gang penatu ini adalah pusat toko buku , namun seiring ramai nya percetakan lalu berganti lah stand buku menjadi toko - toko percetakan , kemudian bertahan hingga tahun 2000an dan bisnis ini mulai mengalami pemerosotan semenjak banyak moda bisnis ini di pusat kota dan menggunakan mesin yang lebih modern , dulunya pada tahun '90 an percetakan ini hanya menyuplai produk hitam putih , untuk pesanan berwarna mereka harus memesan langsung dan pengerjaan nya ke jawa , namun sekarang bisnis percetakan warna sudah marak di Banjarmasin , oleh pemilik dari luar kalimantan membuka cabang di Banjarmasin dan usaha Convensional di gang penatu ini mulai ter gerus oleh persaingan.
Belum lagi banyak bisnis di Gang Penatu ini harus menghadapi ancaman Covid 19 yang menyebabkan para pelanggan semakin berkurang , dan meski sekarang Gang Penatu tak sejaya dulu namun kawasan ini tetap menjadi kawasan percetakan yang masih bertahan hingga dengan sekarang
Untuk dokumentasi nya saya sematkan dibawah dan jangan lupa follow , like dan comment

0 Komentar