JELAJAH KALIMANTAN , BanjarmasinJalan Pos yang ada di Banjarmasin tak jauh dari sejarah terciptanya jalan darat pertama di Banjarmasin yang dibangun oleh Belanda , jadi seperti yang kita ketahui bersama Banjarmasin adalah kota jajahan Belanda dan pada zaman dahulu aktivitas masyarakat Banjar tak lepas kepada aktivitas air atau sungai. Jaman dahulu di era Kesultanan sungai adalah nadi utama berkehidupan namun semenjak masuknya Belanda dan menguasai kota semua tatanan yang sudah ada dirubah dan menjadi kehidupan kota modern ala Belanda

PROMO ANDUK MURAH CUMA 20 RIBU

Kolonial mulai membangun jalan darat pertama yang bernama Posweg ( Jalan Pos ) yang dibangun sekitar pertengahan abad ke-19. Dan jalan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah transportasi dan konektivitas daratan di Kalimantan Selatan.

1. Latar Belakang Pembangunan

Pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda, akses utama ke Banjarmasin adalah melalui jalur sungai, karena struktur geografis Kalimantan yang dikelilingi rawa, sungai, dan hutan lebat. Namun, demi kepentingan logistik, komunikasi militer, dan perdagangan, Belanda mulai membangun jalan darat untuk menghubungkan Banjarmasin dengan daerah-daerah pedalaman Kalimantan Selatan.

2. Jalan Pos Weg (Postweg)

Jalan ini disebut sebagai “Jalan Pos” karena difungsikan sebagai jalur pengiriman surat dan logistik militer dari Banjarmasin menuju pedalaman, seperti MartapuraPelaihari, dan Kandangan.

  • Dibangun sekitar tahun 1850-an oleh pemerintah Hindia Belanda.

  • Awalnya hanya berupa jalan tanah, kemudian berkembang menjadi jalan kerikil dan sebagian diperkeras.

  • Jalan ini juga menjadi jalur utama pos dan pengiriman berita dari pantai ke pedalaman.

  • Dalam laporan Belanda disebut sebagai jalur penting untuk menghubungkan Banjarmasin ke Martapura hingga ke Pegunungan Meratus.

3. Dampak Sosial dan Ekonomi

  • Jalan Pos Weg mendorong terbukanya wilayah pedalaman Kalimantan Selatan untuk aktivitas ekonomi kolonial seperti perkebunan dan pertambangan.

  • Memudahkan pengiriman hasil bumi dan barang-barang dagangan dari daerah pedalaman ke pelabuhan di Banjarmasin.

  • Menjadi titik awal urbanisasi dan pengembangan kota di beberapa wilayah seperti Martapura dan Banjarbaru.

4. Jejak Jalan Ini Sekarang

  • Sebagian besar ruas Jalan Pos Weg kini telah menjadi bagian dari jalan nasional dan provinsi, seperti Jalan Ahmad Yani yang menghubungkan Banjarmasin–Martapura–Banjarbaru–Pelaihari.

  • Di beberapa daerah masih bisa ditemukan nama-nama jalan yang merujuk pada sejarah pos, seperti Jalan Pos di sekitar kawasan lama.