JELAJAH KALIMANTAN , Banjarmasin - Selamat datang di Dermaga Pasar Lima Banjarmasin , sebuah dermaga yang pernah mahsyur di jaman nya, sebuah dermaga yang menjadi wadah penting dan penopang akses transportasi Pasar Lima tempo dulu. Meski di jaman sekarang penggunaan kapal memang sudah sangat jarang namun dahulu dermaga ini begitu vital peran nya , dan pernah begitu berjaya di jaman nya, namun setelah jaman semakin modern dan terbuka nya akses darat dermaga - dermaga di Banjarmasin semakin sepi pengguna salah satunya Dermaga Pasar Lima ini, dan dibawah ini ulasan ringkasan tentang Dermaga Pasar Lima Banjarmasin.

Fasilitas & Modernisasi

  • Dermaga terapung baru
    Pada 2018, Dinas Perhubungan dan APBN mendanai pembangunan dermaga apung sepanjang ±200 m di lokasi dermaga Pasar Lima. Proyek ini diperkirakan memakan dana sekitar Rp 30 miliar dan dilakukan melalui skema BOT sebelum diserahkan ke Pemkot Banjarmasin Penyerahan aset dermaga

  • Juni 2025, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II secara resmi menyerahkan aset dermaga Pasar Lima kepada Pemkot lewat Dinas Perhubungan, sebagai bagian dari pengembangan transportasi sungai dan integrasi infrastruktur perkotaan 

  • Pengembangan kawasan waterfront
    Dermaga Pasar Lima tengah diposisikan sebagai titik kunci dalam konsep water-front city, yang menghubungkan siring dan jalur pedestrian di tepi Sungai Martapura 


Layanan & Rute

  • Jenis kapal & rute tradisional
    Dinas Perhubungan memayungi dermaga yang melayani beberapa kapal kecil (kelotok dan motoris) dengan rute ke Tamban, Bahaur, Jenamas, Nagara, Tabunganen, dan Katingan, serta rute komersial ke Tabunganen dan Kolam Kiri/Kanan 

  • Cakupan layanan modern
    Dermaga kini juga menangani angkutan warga sehari-hari dan wisatawan, terutama saat musim mudik Lebaran, walaupun sebagian besar pengguna lebih memilih jalur darat 

  • Integrasi transportasi umum
    Lokasinya mendekati halte bus BRT‑1 dan K2BJ, memudahkan peralihan moda transportasi darat–sungai