JELAJAH KALIMANTAN , Banjarmasin - Meski sudah berlalu puluhan tahun lama nya , namun kalau mendengar kalimat "Jumat Kelabu" , kita akan langsung mengingat sebuah kejadian yang terjadi pada 23 Mei 1997 di Banjarmasin , sebuah tragedi kelam kota Banjarmasin sekaligus menjadi luka yang tak pernah hilang sampai dengan sekarang.
Hari ini saya mengulas kembali sebuah tragedi besar ini dan melihat secara langsung saksi bisu tragedi ini yang masih berdiri sampai dengan sekarang yaitu kantor DPD Partai Golkar yang pada tanggal 23 mei 1997 , kantor ini pernah menjadi bulan - bulanan kemarahan massa kerusuhan di banjarmasin
Sedikit cerita singkatnya , jadi pada tahun 1997 di Banjarmasin akan mengadakan Pemilu / Pemilihan Umum Presiden , Partai Golkar adalah partai penguasa saat itu dan mencalonkan kembali Bapak Soeharto sebagai Presiden Indonesia yang sebenarnya sudah menjabat menjadi Presiden kurang lebih selama 30 tahun , Pemilu akan digelar pada tanggal 29 Mei 1997 dan 23 Mei 1997 menjadi hari terakhir kampanye sekaligus kampanye akbar sebelum minggu tenang. Saat itu ada 3 partai yang mencalonkan dan tiap tiap partai juga melakukan kampanye terakhir mereka di beda lokasi , partai Golkar yang saat itu menunjuk Taman Kamboja / Lapangan Kamboja sebagai tempat mereka berpesta kampanye yang digelar sehabis Shalat Jumat , namun sayang sebuah insiden yang menjadi titik awal kerusuhan terjadi.
Jadi pada tengah hari jumat sebelum jamaah selesai shalat jumat di mesjid Noor Banjarmasin , ada segerombolan massa Partai Golkar menggunakan sepeda motor ingin melintasi jalan didepan mesjid ini yang tujuan mereka ingin ke Lapangan Kamboja tempat pesta di gelar , pengendara sepeda motor ini kebanyakan dari kalangan anak muda yang knalpot sepeda motornya dilepas dan menimbulkan suara bising , jamaah shalat terganggu , polisi sudah mengingatkan untuk melewati jalur lain namun kalangan pemotor ini tak mengindahkan , kemudian jamaah yang tak terima mendatangi kantor DPD Partai Golkar untuk protes , namun entah tak mendapatkan kepuasan akhirnya terjadi lah bentrok yang tak terhindarkan dan kantor inipun menjadi bulan2 an massa yang tak terima dan penuh luapan amarah saat itu
Tidak hanya sampai disitu , bentrok ini kian panas kota seketika darurat banyak pula masyarakat yang jadi korban oleh tragedi ini belum lagi banyak bangunan yang terbakar dan sampai dengan sekarang meninggalkan luka mendalam , banyak pula keluarga yang kehilangan anggota keluarga nya akibat kerusuhan tersebut dan sampai dengan sekarang tak pernah kembali
Kejadian ini memang sudah jauh lama berlalu , kota ini pun bertumbuh terus sekian tahun namun tragedi ini terus di menjadi sebuah ajang tahunan yang terus diperingati dan semoga saja tak pernah terulang kembali dan hanya menjadi sejarah kelam kota ini , dan dibawah ini ada dokumentasi lama saya yang saya pun sudah tidak ingat ini bulan berapa saya terbitkan , jangan lupa follow , like dan comment


0 Komentar