JELAJAH KALIMANTAN , Banjarmasin - Selamat datang di Klenteng Po An Kiong , hari ini saya ingin mengajak kalian melihat - lihat isi ruangan klenteng yang berada di kawasan Pasar Lima yang berada di Jalan Niaga Banjarmasin dan mengulas sejarah serta melihat keindahan bangunan di dalam nya
Klenteng po an kiong adalah sebuah kelenteng yang terletak di Jalan Niaga Timur nomor 45, Banjarmasin. Kelenteng ini masih digunakan sebagai tempat ibadah dan berlokasi di tengah pasar sehingga juga sering disebut Tempekong Pasar.
Kelenteng ini diperkirakan dibangun pada 1898 oleh seorang Jenderal dari China yang bernama The Sin Yoe dan Ang Lin Thay. Kedatangan kedua Jenderal tersebut awalnya hanya untuk berdagang di Indonesia dan setelah menetap di Banjarmasin, langsung membuat dua kelenteng, salah satunya adalah Kelenteng Suci Nurani.
Jenderal tersebut membawa arsitek dari Cina dan mulai membangun kelenteng Po An Kiong di tepi sungai Martapura , namun Kelenteng Karta Raharja atau po an kiong ini mengalami kebakaran pada 1914 sehingga lokasinya dipindahkan dari sebelumya yang berada belakang pasar Harum Manis, menjadi ke persimpangan antara Jalan Niaga dan Jalan Brigjen Katamso.
Kelenteng ini memiliki tiga pintu dengan hiasan sosok dewa penjaga pintu Men sen. Setiap pintu memiliki satu panil berdaun ganda yang dipercaya untuk mengalirkan chi yang baik untuk masuk dan bersirkulasi dengan baik.
Letak Kelenteng ini menghadap arah tenggara yang bermaksud untuk pembersih/penangkal sha-chi (keburukan) dan tidak mengikuti kaidah fengshui ideal dimana harusnya Kelenteng menghadap laut atau sungai.


0 Komentar