JELAJAH KALIMANTAN , Banjarmasin - Kampung Ketupat adalah perkampungan yang sudah ada di Banjarmasin sejak Era Kolonial Belanda , berada di pusat kota dan memiliki sejarah peradaban nya sendiri di Kota Seribu sungai ini , sebagai perkampungan bantaran sungai , Kampung Ketupat memiliki peran penting dalam pergerakan perekonomian sejak dahulu
Kampung Ketupat terletak di Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah,sejak dulu kawasan ini dikenal sebagai sentra pembuat ketupat, makanan tradisional khas Banjar yang biasanya disajikan saat hari raya Idulfitri, hajatan, dan acara adat. Nama “Kampung Ketupat” berasal dari aktivitas sebagian besar warganya yang menekuni usaha membuat ketupat, lepat, dan makanan berbahan janur untuk dijual ke pasar-pasar di Banjarmasin.
Era Kolonial Belanda
Pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, Banjarmasin sudah menjadi pusat perdagangan penting di Kalimantan Selatan.
Kawasan Sungai Baru, termasuk Kampung Ketupat, berada dekat dengan jalur air yang menjadi nadi transportasi utama.
Menurut catatan Belanda, masyarakat di sekitar kampung ini banyak bekerja sebagai pengrajin anyaman janur, penjual makanan tradisional, dan buruh pelabuhan
Setelah Indonesia merdeka, Kampung Ketupat tetap dikenal sebagai salah satu ikon kuliner tradisional di Banjarmasin, pada tahun 1990-an hingga 2000-an, perkembangan kota Banjarmasin membuat Kampung Ketupat semakin dikenal, bahkan masuk ke dalam agenda promosi pariwisata lokal
Pemerintah Kota Banjarmasin sempat mencanangkan kawasan ini sebagai kampung tematik kuliner. Selain ketupat, masyarakat juga mulai mengembangkan usaha kuliner modern dan pariwisata berbasis budaya Banjar, agar kampung ini tidak hanya dikenal saat Lebaran saja.
Kampung Ketupat bukan hanya kawasa perkampungan tengah kota namun menjadi bukti peradaban sejarah kota Banajrmasin , dimulai dari era kolonial , masa kemerdekaan hingga jaman sekarang. Masyakarat sekitar masih erat menjadikan ketupat sebagai roda perekonomian mereka.
Dokumentasi saat berada di Kampung Ketupat ini dan urian sejarahnya bisa di tonton dibawah ini dan jangan lupa follow , like dan juga comment dan jangan lupa untuk ikuti medsos saya di Tiktok dan Instagram , terima kasih

0 Komentar