JELAJAH KALIMANTAN , Banjarmasin - Jembatan Sudimampir adalah sebuah jembatan yang berada dipusat kota Banjarmasin dan berdiri di atas sungai Martapura , memiliki bangunan yang kokoh dan sudah ada sejak masa hindia Belanda hingga dengan sekarang , dan jembatan ini merupakan bagian dari bagian penting arus lalu lintas dan perkonomian kota
Sejarah Pembangunan Masa Hindia Belanda - sekarang
Kawasan Sudimampir sudah menjadi salah satu pusat perdagangan di Banjarmasin karena posisinya dekat dengan sungai dan pasar-pasar tradisional. Pada masa itu, Belanda mulai membangun infrastruktur jalan dan jembatan untuk menghubungkan pusat kota dengan kawasan perdagangan dan pemukiman.
Sungai kecil yang membelah kawasan Sudimampir menjadi penghalang transportasi darat, sehingga dibangun jembatan kayu sederhana oleh pemerintah kolonial.
Fungsi awalnya adalah menghubungkan kawasan pasar (Pasar Lama & Pasar Sudimampir) dengan pusat pemerintahan Belanda di Banjarmasin.
Karena Sudimampir berkembang jadi pusat perdagangan grosir dan eceran, arus lalu lintas makin padat.
Jembatan kayu mulai sering diperbaiki karena lapuk dan tidak kuat menahan beban kendaraan yang semakin banyak.
Pemerintah daerah Banjarmasin akhirnya membangun jembatan permanen dari beton untuk menggantikan jembatan kayu yang lama.
Jembatan beton ini dirancang lebih kuat agar bisa dilalui kendaraan roda dua, roda empat, hingga angkutan pasar. Karena Letaknya yang strategis menjadi penghubung utama kawasan perdagangan Sudimampir, Pasar Baru, dan Pasar Lama.
Jembatan sudimampir ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga sebagai jalur ekonomi vital yang menghubungkan pusat grosir terbesar di Kalimantan Selatan, dan jembatan sudimampir ini ini juga sering menjadi perhatian dalam proyek penataan kota, karena merupakan ikon perdagangan kota Banjarmasin.
Perkembangan Ekonomi & Modernisasi (1990–2000-an)
Kawasan sekitar jembatan semakin padat dengan aktivitas jual beli, Banyak toko grosir tekstil, pakaian, dan kebutuhan pokok berdiri di sekitar Jembatan Sudimampir.
Jembatan ini menjadi ikon akses menuju kawasan perdagangan tradisional terbesar di Banjarmasin, Karena tingginya arus kendaraan dan pejalan kaki, jembatan sering menjadi titik kemacetan.
Era Revitalisasi & Penataan Kota (2010–sekarang)
Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan berbagai upaya revitalisasi kawasan pasar tradisional Sudimampir, Jembatan Sudimampir diperkuat dan dipercantik dengan perbaikan struktur, pelebaran, serta penataan pedestrian.
Dokumentasi video dan uraian sejarah nya bisa di tonton dibawah ini jangan lupa untuk like video nya, comment dan juga follow, dan juga ikuti medsos lain nya di Tiktok dan Instagram dengan usename @mbae89 , terima kasih

0 Komentar