![]() |
| Kondisi terbaru Tatah Belayung Kab Banjar : Perumahan terus berdiri dan Bentang Persawahan Semakin Sedikit |
JELAJAH KALIMANTAN , Kab. Banjar - Pembangunan di masa sekarang dan akan datang nanti adalah sebuah hal yang tak bisa dihindari bahkan lebih besar , menantang dan mungkin potret persawahan yang hari ini terekam akan menjadi potret berbeda. Bentang sawah akan hilang berganti dengan menjamurnya perumahan - perumahan baru disetiap sudutnya menggantikan warna hijau hari ini menjadi warna warni cat rumah warga pendatang
Dalam Sejarah Tatah Belayung, Dulu, kawasan ini menjadi bagian dari peradaban masyarakat Banjar. Hari ini... kondisinya membuat banyak orang bertanya, ke mana perhatian masarakat dan juga pemerintahnya untuk menjaga warisan sejarah ini?"
Tatah Belayung bukan sekadar nama sebuah kawasan, di balik nama "tatah" tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana masyarakat Banjar membangun kehidupan di atas lahan rawa melalui saluran-saluran air yang menjadi jalur transportasi, pertanian, dan pusat aktivitas masyarakat.
Namun ketika melihat kondisinya hari ini, muncul rasa prihatin, Di beberapa bagian, jalan mengalami kerusakan.
Saluran tatah yang dahulu menjadi urat nadi kehidupan tampak tidak lagi mengalir sebagaimana mestinya. Airnya surut, sebagian tertutup, dan fungsi sejarahnya semakin sulit dikenali, Padahal kawasan di sekitarnya terus berkembang.
Perumahan baru terus bermunculan, penduduk semakin bertambah, tetapi di saat yang sama muncul pertanyaan...
Apakah warisan sejarahnya ikut tumbuh, atau justru semakin terlupakan?
Pembangunan tentu penting.
Namun pembangunan juga seharusnya berjalan berdampingan dengan upaya menjaga sejarah, lingkungan, dan identitas daerah.
Karena tatah bukan hanya saluran air.
Tatah adalah bagian dari perjalanan panjang masyarakat Banjar yang seharusnya tetap dirawat dan dilestarikan, kita doakan saja Semoga Tatah Belayung tidak hanya dikenal lewat namanya.
Tetapi juga kembali mendapat perhatian sebagai bagian dari warisan sejarah Banjar yang memiliki nilai budaya, lingkungan, dan pendidikan bagi generasi mendatang.
Karena ketika sebuah warisan dibiarkan perlahan menghilang, yang hilang bukan hanya sungainya, melainkan juga cerita tentang siapa kita dan bagaimana peradaban Banjar pernah dibangun.
karena sejatinya Sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dijaga.

0 Komentar