 |
| Banjarmasin Tempo dulu ( Sumber Foto : Internet ) |
JELAJAH KALIMANTAN, Banjarmasin - Taman Kamboja mungkin kita mendengarnya sebagai taman bermain , wahana untuk berkumpul bersama keluarga dan taman yang bisa dijadikan alun - alun kota namun tahukah kamu kawasan taman ini dulunya merupakan komplek pemakaman Hindia Belanda bernama " Nieuw Kerkhof "
Jadi dulunya dimasa Hindia Belanda Taman Kamboja ini adalah komplek pemakaman Kristen bernama " Nieuw Kerkhof " yang berarti Kuburan Baru yang awalnya digunakan untuk warga Kristen dan militer Belanda dulunya nama jalan ini bernama Kerkhof Laan , kemudian menjadi Jalan Kamboja sampai dengan sekarang berubah menjadi Jalan Anang Adenansi
Baca Juga : Tahura Sultan Adam Ternyata Menyimpan Cerita, Dari Sejarah hingga Pemandangan di Dalamnya
Pada masa Kependudukan Jepang area pemakaman tidak lagi dilarang untuk umum dan mulai diisi oleh pemukiman pendatang dan warga pribumi, Setelah kemerdekaan dan peralihan kedaulatan Indonesia (pada 1949), aset Belanda, termasuk pekuburan ini (seluas lebih dari 4 hektare), menjadi milik Indonesia
Kemudian, pada 1990-an, kompleks pemakaman ini dipindahkan dan lahan kosong bekas kuburan mulai difungsikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) , dan dimulai tahun 2000 an pemerintah mulai mengembangkan lahan menjadi taman rekreasi dan tempat berkumpulnya masyarakat dan menjadi taman sampai dengan sekarang sebagai Taman Kamboja
Sebelumnya, pernah pula sempat dijadikan area pasar, bahkan ada rencana menjadikannya pusat perbelanjaan modern, namun ditolak masyarakat—akhirnya dijadikan taman kota terbuka. Tahun demi tahun taman Kamboja terus berbenah dan di sulap menjadi alun alun kota lengkap dengan air mancur menari , taman bunga , edukasi hortikultural serta fasilitas fasiltas bermain yang bertaraf internasional , dan di tahun 2025 pun fasilitas terus dikembangkan seperti penambahan fasilitas wahana bermain anak yang menjadi favorit keluarga
0 Komentar