JELAJAH KALIMANTAN , Banjarmasin  - Brigjen H.Hassan Basri , mungkin kita hanya mengenalnya sebagai nama jalan di seputaran Kalimantan , namun siapa sangka sosok ini adalah seorang sosok yang luar biasa dalam perjuangan dalam mengusir penjajahan dan Kolonialisme di Banjarmasin



PROMO CUMA 20 RIBUAN 

Ya, Beliau Bernama Hassan Basri atau yang lebih dikenal sebagai Brigjen H.Hassan Basri dan seperti apa riwayat dan perjalanan hidup serta karir gemilang beliau. Brigadir Jenderal TNI ( Purn ) H.Hassan Basri beliau lahir pada 17 Juni 1923 di Kalimantan Selatan, beliau merupakan tokoh militer sekaligus Pahlawan Nasional di Indonesia , beliau juga begitu berjasa dalam memproklamirkan kedudukan Kalimantan sebagai bagian dari NKRI

Meski tidak banyak riwayat yang menceritakan tengtang pendidikan beliau , diketahui Bgrigjen H.Hassan Basri menyelesaikan sekolah di Holland Inlandsche School ( HIS ) atau setingkat Sekolah Dasar ( SD ) , kemudian sempat belajar di Sekolah keagamaan Tsanawiyah Al - Wathaniah di Kandangan dan meneruskan pendidikan di Kweekschool Islam Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo , Jawa Timur

Ada hal menarik di awal perjuangan Hassan Basri menjadi pejuang , jadi pada 30 Oktober 1945 Brigjen Hasan Basri berhasil menyusup ke Kalimantan Selatan dengan menumpang kapal yang berangkat lewat Kalimas Surabaya dan mendirikan Laskar Syaifullah pada 5 Mei 1946 , namun sayang dengan terpaksa Brigjen Hasan Basri harus melepas banyak anggota laskarnya karena di tangkap oleh Belanda

Perjuangan Hassan Basry di Kalimantan Selatan selalu merepotkan pertahanan Belanda pada masa itu. setelah masa proklamasi Brigjen H.Hasan Basri melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar tahun 1951-1953 da sekembali nya ke Tanah Air, ia dilantik menjadi Komandan Resimen Infanteri 21 Kalsel.

Pada tahun 1961, Ia mengakhiri jabatannya sebagai Pangdam Bertepatan dengan peringatan Proklamasi Kalimantan, dan mendapat gelar sebagai bapak gerilya kalimantan

Walau masih banyak jabatan penting yang pernah diemban oleh Hasan hingga akhir hayatnya, beliau wafat pada 15 Juli 1984 di Jakarta karena sakit yang dideritanya dan dimakamkan di Liang Anggang Banjarbaru Kalimantan Selatan. Atas jasa-jasanya, dia dianugerahi sebagai Pahlawan Kemerdekaan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 3 November 2001.

Untuk Video singkatnya saya sertakan dibawah ini dan jangan lupa follow, like dan comment

Salam Penulis 
Khairunnisa