JELAJAH KALIMANTAN , Banjarbaru - Saat kita melintasi kawasan Bundaran di Liang Anggang Banjarbaru pasti kita akan melihat sebuah monumen tank yang di pajang di tengah - tengah bundaran dan tahukah kalian nama monumen ini adalah monumen divisi IV ALRI dan pembangunan nya pun memiliki sejarah nya tersendiri

Monumen ini dibangun untuk menghormati perjuangan Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) Divisi IV di Kalimantan Selatan bersama rakyat setempat melawan penjajah Belanda. 

Monumen juga memperingati jasa kepala Divisi IV ALRI, yaitu Brigjen TNI (Purn.) Hasan Basry (juga dikenal sebagai H. Hassan Basry)

terletak di Jalan Ahmad Yani, Desa/Kelurahan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. 

Di depan monumen dipasang alat-alat militer (alutsista) yang tidak aktif, antara lain:
  • Tank amfibi PT-76
  • Meriam Howitzer kaliber 105 mm
  • Terdapat juga jangkar kapal sebagai bagian dari dekorasi simbolik

Area monumen ini terbuka untuk umum

Dalam kompleks monumen juga terdapat Makam Pahlawan Nasional Brigjen TNI (Purn.) Hasan Basry. 

Monumen dibangun sekitar Agustus 2013. 

Peresmiannya dilakukan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) bersamaan dengan sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Monumen ini menjadi simbol penghormatan terhadap jasa pejuang, khususnya Hasan Basry dan Divisi IV ALRI, sebagai bagian dari sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Kalimantan. 

Juga berfungsi sebagai salah satu cara melestarikan nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan rasa kesetiaan terhadap NKRI bagi generasi mendatang. 
Monumen serta alutsista di dalamnya selain sebagai objek peringatan juga menjadi daya tarik wisata sejarah lokal

Dokumentasi monumen ini bisa di tonton dibawah ini dan jangan lupa follow , like dan juga comment dan jangan lupa untuk ikuti medsos saya di Tiktok dan Instagram , terima kasih