JELAJAH KALIMANTAN , Banjarmasin - Jadi kesultanan Banjar DI Banjarmasin pernah mengalami era keemasan hingga ber abad abad lamanya. Masa keemasan terutama pada masa pemerintahan:
- Sultan Mustain Billah (1595–1642)
- Sultan Inayatullah (1642–1660)
- Sultan Saidillah dan Sultan Tahlilullah (akhir abad ke-17)
Pada masa keemasan ITU , Kesultanan Banjar menguasai wilayah yang sangat luas:
- Kalimantan Selatan
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur bagian pesisir
- Sebagian Kalimantan Barat
- Wilayah Dayak di pedalaman
Kesultanan Banjar menjadi kerajaan terbesar dan paling berpengaruh di Pulau Kalimantan saat itu.
- Banjarmasin menjadi pelabuhan dagang strategis di jalur perdagangan internasional Komoditas utama: lada, rotan,hasil hutan dan masih banyak lagi
- Sungai-sungai besar seperti Sungai Barito dan Sungai Martapura menjadi nadi ekonomi dan transportasi kerajaan.
- Islam berkembang pesat dan menjadi dasar pemerintahan.
- Ulama-ulama dari Arab, Aceh, dan Jawa berdatangan.
- Pusat keagamaan berkembang di sekitar Masjid Sultan Suriansyah dan masjid-masjid lain yang dibangun di sepanjang sungai.
- Sistem hukum Islam mulai diintegrasikan dalam pemerintahan.
- Kesultanan Banjar memiliki kekuatan militer laut dan darat yang cukup tangguh.
- Dan Menjalin aliansi dengan kerajaan-kerajaan di Nusantara,
- Kesenian Berkembang pesat dan hubungan luar negeri juga terjalin
Namun semenjak masuknya VOC (Belanda) dan campur tangan dalam urusan politik internal Kerajaan sejak pertengahan abad ke-18 mulai melemahkan Kesultanan Banjar. Perselisihan internal, perang saudara, dan ketergantungan pada kekuatan asing menjadi awal kemunduran.
Kemudian setelah Perang Banjar berkecamuk Belanda mulai menduduki pemerintah dan menghapus Kesultanan di Banjarmasin dan era keemasan Kesultanan Banjar yang di era keemasan nya selesai setelah bertahan ber abad - abad lamanya


0 Komentar